-->

Populer

January 26, 2017

Penyebab Penurunan Hormon Testosteron

Testosteron ialah jenis hormon yang berfungsi untuk menjaga kesehatan pria dan wanita terutama dalam bidang reproduksi. Keadaan testosteron pada pria dan wanita akan membantu menjaga kesetabilan tubuh, sehingga terhindar dari berbagai masalah penyakit. Oleh karena itu, kadar hormon baik pria maupun wanita harus dijaga agar tetap seimbang. Karena kadah testosteron yang rendah atau mengalami penurunan yang parah maka akan menyebabkan banyak masalah dan gangguan terhadap kesehatan.


Testosteron sendiri adalah sejumlah hormon seteroid yang berfungsi untuk pertumbuhan dan perkembangan organ seks serta memelihara karakter seksual sekunder laki-laki. Keadaan hormon ini sangat berpengaruh terhadap saraf, hati, keadaan tulang, energi, pembakaran lemak, pembentukan otot, serta masalah kejiwaan.

Bagaimana Testosteron Bisa Mengalami Penurunan?

Testosteron bisa meningkat dan juga bisa berkurang. Hal ini dipicu oleh berbagai hal. Teststeron akan meningkat ketika kondisi tubuh sedang dalam keadaan sehat dan jauh dari kata stress. Selain itu, peningkatan testosteron bisa disebabkan oleh asupan jenis makanan yang mengandung banyak testosteron, seperti daging, ikan, kacang-kacangan, buah-bauahan dan sayuran.

Yang paling dominan adalah ketika seseorang menginjak masa pubertas. Pada masa pubertas, keadaan testosteron akan secara otomatis meningkat hingga mencapai puncaknya yaitu pada usia 20 sampai 23 tahun.

Testosteron juga bisa mengalami penurunan dengan dipicu oleh berbagai masalah yang timbul pada diri sendiri, diantaranya:

1. Kondisi Stress

Sebaiknya anda harus waspada terhadap kondisi stress. Karena kondisi stress membuat hormon testosteron mengalami penurunan. Ketika hormon testosteron mengalami penurunan maka bersiaplah menghadapi berbagai masalah, terutama pada perkembangan alat reproduksi. Selain itu, kondisi stress membuat badan mudah lelah, pikiran kurang bersih, serta gangguan terhadap kesehatan jantung.

2. Penuaan (Faktor Usia)

Seiring bertambahnya usia maka kondisi hormon testosteron akan semakin menurun yakni dimulai pada usia 30 tahun ke atas. Kondisi ini tidak bisa dihindari oleh siapapun.

3. Memiliki Anak

Ayah dan ibu yang telah memiliki anak akan mengalami penurunan hormon testosteron. Namun pada kondisi seperti ini membuat sang ayah akan lebih berfikir terhadap sang anak. Hingga sang ayah menjadi pengasuh dan pengayom yang baik buat anak.

4. Alkohol

Pengaruh alkohol terhadap kondisi testosteron ini sangat besar. Seseorang yang mengkonsumsi alkohol maka akan mengalami penurunan testosteron dengan cepat. Hingga mengganggu sejumlah kondisi fisik lainnya. Sebaikya hindari konsumsi alkohol.

5. Kondisi Lingkungan

Laki-laki jaman sekaranga cenderung memiliki testosteron lebih rendah dibanding pria jaman dahulu. Salah satu penyebabnya dipicu oleh sejumlah kondisi lingkungan yang memaksa merubah gaya hidupnya. Dampak seperti ini tidak akan lepas seperti megkonsumsi alkohol, merokok, serta obesitas.

6. Gaya Hidup

Gaya hidup yang tidak baik seperti kurang tidur, banyak begadang, stress, dan kurang berolahraga akan membuat sejumlah testosteron mengalami penurunan. Kondisi ini harus dihindari dan diperhatikan, jangan sampai gaya hidup anda merusak kesehatan anda.

7. Pola makan

Pola makan yang tidak teratur akan mengalami dua kemungkinan masalah pada hormon. Yang pertama bisa meningkat juga bisa menurun. Testosteron akan mengalami peningkatan atau berada dalam batas normal normal jika pola makan (asupan makananan) antara kalori dan nutrisi seimbang. Sebaliknya jika tubuh tidak mendapatkan asupan makanan yang seimbang antara nutrisi dan kalori maka akan mengalami penurunan testosteron.

Setelah anda mengetahui tentang penyebab testosteron mengalami penurunan, maka diharapkan anda bisa lebih mawas diri dalam menjaga kesehatan. Dan perlu anda ketahui bahwa keadaan hormon testosteron yang berada dalam jumlah normal akan membuat tubuh makin sehat, kuat, serta alat reproduksi anda tetap subur. Gairah seksual juga akan meningkat hingga istri anda merasa puas dan bahagia saat melakukan hubungan seksual bersama anda.

➤ Baca Juga: Cara Menjaga Hormon Agar Tetap Normal
Baca Juga :