-->

Populer

December 8, 2016

12 Faktor Kulit Berminyak Terus Menenerus

Minyak pada kulit pada dasarnya adalah untuk menjaga kesehatan tubuh dari bahaya yang berasal dari luar seperti debu, panas matahari, dan kotoran. Produksi minyak pada ulit sebenarnya juga mampu melembabapkan kulit. Dan memang memiliki kulit yang bersih, lembap dan cantik adalah keinginan semua orang. Namun dibalik itu sangatlah berbeda jika kulit memproduksi minyak yang berlebihan, rasanya tak nyaman. Apalagi sering muncul pada wajah, seringkali terlihat kusam, pucat, dan mengkilap. Bahkan sering disebut juga wajah berminyak.


Selain itu, ketika kulit memproduksi minyak yang berlebihan akan dengan mudah dihinggapi debu, bakteri, hingga kotoran-kotoran lainnya, sehingga terjadi penyumbatan pada pori-pori kulit. Maka dari itu, pada kulit berminyak lebih mudah muncul jerawat. Dan apabila pada kulit sudah tumbuh jerawat sementara minyak pada kulit terus bertambah maka sangatlah susah untk menghilangkan jerawat tersebut, yang ada malah terus bertambah. Semua orang tentu tidak meginginkan hal seperti ini terjadi. Apalagi memiliki wajah berminyak dan jerawatan sangat mengganggu aktivitas dan percaya diri. Malah sering kita mendengar kasus anak kampus tak ingin masuk kuliah dikarenakan malu wajahnya lagi jerawatan banyak. Hal ini adalah salah satu tanda bukti bahwa jerawat sangat mempengaruhi kepercayadirian seseorang bahkan mempengaruhi mental.

Lalu apa yang menyebabkan kulit berminyak secara berlebihan? Berikut ini adalah beberapa faktor yang mengakibatkan kulit berminyak:

1. Gen (Keturunan)

Faktor yang paling utama yang menyebabkan kulit berminyak adalah keturunan. Faktor gen ini adalah merupakan faktor yang sangat kuat. Orang tua yang memiliki kulit berminyak maka anaknya pun sangat berpotensi memiliki kulit seperti itu. Namun hal ini tidak terjadi pada semua orang, melainkan di beberapa individu saja.

2. Faktor Hormon

Keadaan hormon juga dapat memicu produksi kulit berminyak berlebihan. Biasanya pada remaja dan dewasa yang mengalami perubahan dan peningkatan hormon. Lebih potensial lagi adalah pada wanita, karena wanita seringkali mengalami perubahan hormon. Mengapa demikian? Karena wanita sering mengalami menstruasi, hamil, dan haid.

3. Kondisi Stress

Seseorang dalam kondisi stress sedikit lebih mudah memiliki kulit berminyak. Hal ini dikarenakan meningkatnya pula produksi hormon korsitol. Seiring meningkatnya jenis hormon tersebut, minyak pada kulit pun akan semakin meningkat.

4. Faktor Cuaca

Kondisi cuaca juga sangat mempengaruhi keadaan kulit dan suhu tubuh. Hal ini dibuktikan ketika suhu meningkat panas, maka kulit tubuh sering minyakan. Lebih parah lagi ketika di musim panas.

5. Suhu Tubuh Yang Tidak Stabil

Suhu tubuh yang tidak stabil juga menyebabkan kulit berminyak. Perubahan suhu tubuh bisa disebabkan oleh makanan, kondisi cuaca, atau keadaan lingkungan.

6. Faktor Memakai Kosmetik

Memakai kosmetik juga dapat menyebabkan kulit berminyak bahkan jerawatan. Apalagi kosmetik yang mengandung bahan kimia. Ini sangat berbahaya untuk kesehatan kulit. Biasanya wanita yang menginjak usia remaja sudah mulai mempercantik diri dengan menggunakan berbagai merk kosmetik setiap hari. Maka dari itu berhati-hatilah dalam memilih kosmetik. Sekaligus dalam penggunaannya jangan sampai berlebihan.

7. Pola Makanan

Makanan yang membuat kulit memproduksi minyak berlebihan adalah biasanya makanan yang mengandung lemak tinggi seperti daging. Sering mengkonsumsi makanan berlemak tak hanya mampu meningkatkan produksi minyak dalam tubuh, akan tetapi dapat berbahaya bagi kesehatan, apalagi jika kurang melakukan aktivitas berolahraga secara rutin. Maka dari itu konsumsilah makanan berlemak secukupnya saja.

8. Tidak Teratur Ketika Membersihkan Kulit

Membersihkan kulit sebaiknya dilakukan secara teratur, terutama sebelum dan sesudah tidur agar kulit tetap terjaga. Dan sedikit mencegah kulit berminyak.

9. Jarang Mandi

Mandi pun harus dilakukan secara teratur dan benar-benar bersih. Ketika kulit kita jarang disiram air maka minyak tubuh dan keringat akan terus menempel di kulit hingga sedikit lebih mudah tumbuhnya jerawat.

10. Kurang Terkena Matahari

Ketika kulit kurang terkena matahari maka suhu tubuh kurang stabil. Hal ini biasanya terjadi pada pekerja kantoran, ibu rumah tangga, atau yang pekerjaannya lebih banyak di rumah seperti para pebisnis online yaang kesehariannya lebih dihabiskan di depan komputer. Alangkah baiknya ketika pagi menyempatkan diri berjemur di halaman rumah, karena sinar matahari di pagi hari itu sangat bermanfaat baik untuk kesehatan tubuh, terutama tulang, kulit, dan mengatur daya tahan tubuh.

11. Jarang Keluar Keringat

Ketika tubuh jarang keluar keringat juga sangat berdampak buruk untuk kesehatan kulit. Biasanya kulit sedikit lebih kusam terutama di wajah sering terlihat pucat dan minyakan.

12. Kurang Berolahraga

Olahraga adalah salah satu cara yang penting untuk menjaga kesehatan. Bisa kita rasakan perbedaannya, ketika kurang berolahraga, badan sering megeluarkan minyak yang berlebihan. Bahkan tubuh terasa melemah hingga keadaan kulit wajah sering pucat dan kurang gairah. Berbeda sekali ketika kita melakukan olahraga secara rutin, badan sangat terasa segar, bugar, sehat, dan kulit tidak sering berminyak. Itulah sejumlah faktor yang membuat kulit sering berminyak.
Baca Juga :